Kamis, 01 Januari 2015

MASALAH DALAM HIDUP





Ada pepatah yang mengatakan jangan hidup klo tidak mau punya masalah. Setiap orang hidup selalu punya masalah yang berbeda-beda. Sudah lulus kuliah lama tapi belum mendapatkan kerja juga. Sudah memasukkan lamaran di banyak perusahaan tapi belum di panggil untuk tes juga. Kadang udah mendapat panggilan dan  mengikuti tes sampai beberapa tahap gagal pas interview. Sudah giliran dapat kerjaan merasa kurang  nyaman dan ingin keluar atau pindah kerja. Sudah dapat kerja yang mapan dengan karir yang bagus dan gaji yang lumayan besar tapi belum menikah.
Orang yang belum menikah dengan usia yang sudah matang bermasalah dengan jodoh, karena jodohnya belum datang. Padahal sudah banyak juga usaha yang dilakukan oleh orang-orang disekitarnya dengan dikenalkan sana sini tapi belum cocok juga. Ada berbagai kemungkinan kenapa seseorang dengan usia yang sudah dikatakan matang tapi belum menikah juga, sampai usia 40 tahun baru jodohnya datang. Kemungkinan pertama memang dia belum merasa cocok dengan beberapa orang  yang dikenalkan. Kedua, dia mungkin lagi patah hati atau sulit move on karena ditinggal nikah oleh orang yang diharapkan untuk menjadi pasangannya,tapi malah pasanganny menikah dengan orang lain. Ketiga, dia memiliki pasangan beda keyakinan sehingga tidak ada yang mau mengalah sehingga solusi terbaik adalah mengakhiri hubungan. Dan masih banyak kemungkinan-kemungkinan yang lain, tapi semua tidak lepas dari takdir Allah yang menentukan jodoh, kita yang menjemput dengan cara-cara yang baik.
Orang yang sudah menikah bermasalah klo dengan usia pernikahan yang udah dikatakan lama tapi belum memiliki momongan juga. Padahal sudah berobat kesana kemari tapi belum membuahkan hasil sampai usia pernikahan menjelang 10 tahun. Atau juga sudah datang jodohnya dan  menikah tapi suaminya belum memiliki pekerjaan yang matang, sehingga istrinya yang menjadi tulang punggung keluarga. Apalagi klo suaminya memiliki gengsi harus memiliki kerjaan yang bagus atau kantoran baru dia mau kerja. Klo mau usaha sebenarnya banyak juga kerjaan seperti berdagang, karena merupakan 9 dari pintu rizki adalah dengan berdagang. Karena memiliki gengsi yang tinggi dia tidak mau berdagang. Sehingga istrinya yang harus bekerja keras untuk memenuhi semua kebutuhan keluarga. Dan juga orang yang sudah menikah bermasalah karena tidak satu daerah kota dengan suaminya atau bisa dikatan LDR (long distance). Istrinya dan anaknya tinggal di luar Pulau, karena istrinya PNS dengan penempatan luar Pulau. Karena belum bisa mutasi atau pindah satu kota dengan suaminya sehingga kehidupan rumah tangga dijalani dengan LDR. Sampai-sampai istrinya memutuskan untuk keluar dari PNS dengan membayar denda pinalti.
Dalam kutipan surat  Al Baqarah (286) “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya”. Kadang orang di uji dan tidak kuat dengan segala permasalahan hidup di dunia. Tapi ketika seseoarang mempunyai Iman kepada Allah dan yakin Allah lah sandaran dari semua permasalahan hidupnya dia akan berusaha dengan penuh kesabaran untuk menyelesaikan semua permasalahan hidup. “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 153).
Ketika kita memiliki banyak masalah dalam hidup seharusnya kita segera mendekat kepada Allah. Mungkin Allah ingin menguji kita sampai sebatas apa tingkat keimanan kita A. Setelah Shalat wajib kita penuhi kita bisa melakukan ibadah-ibadah sunah lainya. Seperti Tahajud, Dhuha dan Baca Al Quran. Kita harus berusaha untuk bisa Tahajud meski tidak setiap hari setidaknya dalam seminggu kita bisa Tahajud. Untuk Shalat Dhuha bisa kita lakukan dengan 2 raka’at minimal. Pernah dengar ceramah Ustad Yusuf Mansur (YM) Shalat Dhuha 2 raka’at ibarat kita masih mau buka pintu,klo 4 raka’at kita sudah masukkan kunci di pintu, klo 6 raka’at ibarat kita sudah sudah masukkan kunci dan siap buka untuk membuka pintu, klo 8 raka’at kita sudah membuka pintu dan siap untuk masuk. Itu hanya sebuah perumpamaan agar kita semangat dan termotivasi untuk bisa Shalat Dhuha dengan Istiqamah 8 raka’at setiap hari.
 Dan kita juga harus berusaha bisa membaca Qur’an setiap hari meski cuma satu lembar.  “Amalan yang paling dicintai Alloh Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun sedikit.” (HR Muslim: 783). Kita bisa membaca Al Qur’an setelah Shalat Subuh atau setelah Shalat Magrib. Karena menurut hasil penelitian ternyata membaca Al Qur’an sehabis maghrib dan sesudah subuh itu dapat meningkatkan kecerdasan otak sampai 80 % , karena di sana ada pergantian dari siang ke malam dan dari malam ke siang hari di samping itu ada tiga aktivitas sekaligus, membaca , melihat dan mendengar.
Semoga kita bisa menjadi hamba-hamba Allah yang penuh kesabaran dan kuat untuk menerima semua cobaan dan masalah dalam hidup. Setelah kita sudah ikhtiar dan berdoa untuk mengatasi segala masalah dan ternyata Allah masih belum mengabulkan doa-doa kita, kita hanya bisa sabar dan menyerahkan semua kepada Allah (pasrah). Allah lah yang menggemgam hati-hati kita. Semoga kita semua tetap bisa Istiqamah di jalanNYA sampai kapanpun. Aamiin



Tidak ada komentar:

Posting Komentar